3 Pelajaran Penting Mengatur Uang di Bulan Ramadhan Menurut Ibu Ranintia

Estimasi baca: 5 menit

Marhaban yaa Ramadhan .

Walau Ramadhan baru saja berlalu, suasana kehangatannya masih terasa, ya!

Bulan Ramadhan menjadi bulan yang sangat berarti bagi umat muslim. Bulan dimana penuh keberkahan dan penuh kebaikan di dalamnya. Banyaknya keistimewaan selama Bulan Ramadhan, tak heran jika banyak umat Islam mempersiapkan perencanaan lebih matang daripada bulan-bulan lainnya

Sebagai bulan yang penuh keistimewaan ini, dalam benak Ibu biasanya akan terpikirkan bagaimana cara mengatur keuangan dengan optimal. Karena seperti yang sudah diketahui pada umumnya, keuangan saat Bulan Ramadhan akan berbeda dari bulan-bulan lainnya. 

Seperti adanya pengeluaran untuk mudik, pengeluaran untuk sedekah/wakaf/infaq, pengeluaran memberikan THR untuk keluarga dan kerabat, pengeluaran untuk jajan keperluan lebaran, pengeluaran membeli hampers, pengeluaran untuk menjamu tamu, pengeluaran untuk buka puasa bersama bahkan agenda buka bersama di luar rumah. 

Wow, sungguh banyak ya Bu!

Banyaknya macam pengeluaran ini, maka Ibu perlu jago dalam mengelola uang yang ada. Bagaimana cara mengelola pemasukan yang ada agar kebutuhan utama di bulan ramadhan hingga pasca lebaran semuanya terpenuhi, menjadi skill yang wajib dimiliki Ibu. Kira-kira, bagaimana ya caranya agar keuangan aman saat Ramadhan dan Lebaran? Berikut pengalamanku mengatur uang untuk kebutuhan di bulan Ramadhan hingga Lebaran. Simak tipsnya yuk!

#1 Memetakan Pos-Pos Pengeluaran yang akan Diperlukan Selama Ramadhan hingga Lebaran

Kalau bahas pengeluaran selama Ramadhan di keluarga itu biasanya beda-beda ya Bu, karena kalau Ramadhan itu biasanya identik dengan kebiasaan dan value di keluarga masing-masing. 

“Yuk kita belanja baju baru, kan udah jadi tradisi di keluarga kita kalau lebaran pakai baju baru”

“Ah kita mah fokus aja, maksimalkan infaq/wakaf/sedekah nya di Ramadhan ini ya. Baju masih banyak yang bagus, maksimalkan yang ada” 

“Pokoknya Ramadhan ini ga usahlah sering-sering bukber di luar, biar kita bisa shalat isya dan tarawih di Masjid, sayang banget kan pahalanya kalau dilewatkan” 

Dan masih banyak kebiasaan unik lainnya yang ada selama di Bulan Ramadhan, maka Ibu perlu jeli dalam membuat daftar pengeluaran. Semakin banyak kebiasaan unik di keluarga biasanya berbanding lurus dengan banyaknya pengeluaran yang perlu disiapkan. 

Hal ini selaras dengan yang disampaikan oleh seorang ibu muda, yaitu Bu Ranintia. Seorang ibu rumah tangga yang membersamai 2 putri yang saat ini berdomisili di Semarang. Beliau juga merupakan salah satu pengurus regional Jawa tengah dari Komunitas Rangkul (Relawan Keluarga Kita). 

Beliau menuturkan bahwa dalam menyambut Ramadhan, beliau perlu jeli untuk menentukan pos-pos pengeluaran apa saja yang perlu disiapkan di keluarganya. 

Aktivitas Ibu Ranintia Bersama Anak

Terlebih Ramadhan kali ini disambut dengan suasana yang berbeda dari biasanya. Di Ramadhan ini menjadi momen pertama untuk beliau menjalani ramadhan bersama dua balita, menjalani LDM (Long Distance Marriage) dengan suaminya, menjalani ramadhan di rumah yang berbeda dari sebelumnya. Adanya situasi baru ini membuat beliau menyambut Ramadhan 2022 ini dengan rasa excited campur deg-degan

Kebayang kan Bu, di rumah cuma berdua dengan dua balita. Agak sulit bagi Bu Rani untuk berlama-lama di dapur memasak makanan kesukaannya untuk buka puasa. Terlebih Bu Rani adalah sosok Ibu pembelajar, yang kegiatan online-nya cukup padat sehingga waktu yang ada benar-benar digunakan seefektif dan seefisien mungkin. 

Adanya keadaan tersebut membuat Bu Rani mengalokasikan budget untuk memesan makanan via aplikasi online ke dalam daftar pos pengeluaran yang harus disiapkan selama bulan Ramadhan.  

Selain itu beliau membuat pos pengeluaran untuk buka bersama di luar rumah. 

“Aku juga sediakan pos untuk bukber Bu, ya jaga-jaga aja siapa tau ada undangan bukber di luar rumah”, ujar Bu Rani.

Jadi ga bakal panik kalau ada temen-temennya ngajak bukber (buka bersama) di luar rumah. Karena anggaran sudah disiapkan. Hal ini menarik banget nih, karena momen bukber tu biasanya ga kerasa pas mengeluarkan uangnya,  eh tau-tau habis banyak buat bukber, apalagi sekarang kondisi pandemi sudah semakin terkendali. 

Kangen banget kan buat kumpul-kumpul bareng keluarga, kolega, teman dan sahabat di luar rumah. Kangen kumpul bareng temen boleh banget lo Bu, tapi sesuaikan juga dengan anggaran yang ada, ya. Biar kebutuhan pokok keluarga tetap aman terkendali. 

Aktivitas Ibu Ranintia Bersama Anak

Selain itu pengeluaran lain yang beliau perlu siapkan adalah menyiapkan THR (Tunjangan Hari Raya) untuk orang orang tertentu seperti keluarga dan Asisten Rumah Tangga.

“Aku dan suami juga perlu buat nyiapin anggaran THR untuk keluarga dan ART yang kerja di rumah orang tua kami, itu kan ga sedikit ya Bu dananya, hehe” tutur Bu Rani.

Menyiapkan anggaran untuk THR ini memang perlu teliti sedari awal. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan membuat daftar siapa saja yang akan diberi THR dan berapa nominalnya. Hal ini akan membantu Ibu untuk mengelola uang ada agar anggaran THR ini bisa terpenuhi.

Anggaran lain yang Bu Rani perlu siapkan untuk membeli hampers dan juga sedekah serta zakat di Bulan Ramadhan. Terutama dalam pemberian hampers karena memerlukan budget yang tak sedikit, perlu dipertimbangkan siapa saja yang akan diberi dan berapa nilai maksimal dari hampersnya. 

Jangan sampai keuangan boncos sampai akhirnya kebutuhan utama keluarga tak tertutupi. Adapun untuk zakat harta, Bu Rani sudah rutin untuk mengeluarkan setiap bulannya sehingga di Ramadhan ini bisa fokus untuk sedekah dan zakat fitrah.

Keuangan Sebelum Lebaran VS Keuangan Sesudah Lebaran


Wah ternyata banyak anggaran yang perlu dipersiapkan ya Bu. Selain pos-pos pengeluaran yang disebutkan Bu Rani, ada beberapa anggaran yang tetap perlu dialokasikan, yaitu pos untuk dana darurat, pengeluaran untuk mudik,dan pengeluaran setelah lebaran. 

Walau banyak keperluan di Bulan Ramadhan, jangan lupa untuk terus komitmen menabung untuk dana darurat agar jauh dari panik ketika ada kebutuhan mendesak. Klik disini untuk tips menyiapkan dana darurat ya, Bu!

Untuk pos pengeluaran mudik, Ibu perlu menjabarkan apa saja kebutuhan untuk mudik mulai dari biaya tol, bensin, membeli tiket, biaya konsumsi selama perjalanan, sampai membeli oleh oleh. Dan tak lupa juga ya Bu untuk tetap mengalokasikan dana setelah lebaran, jangan sampai terlalu asik menghabiskan anggaran yang ada eh pas udah nyampe rumah uang stok uang sudah menipis padahal gajian masih lama. 

Hal lain yang bisa Ibu lakukan adalah dengan memaksimalkan fintamin B dari jago melakukan auto nabung dengan fitur Rencanakan untuk transfer otomatis sesuai budgeting yang sudah Ibu lakukan sebelumnya. Fitur ini akan semakin membuat Ibu makin jago atur uang. Wah, sudah jago mengelola keuangan pribadi, jago juga mengelola keuangan keluarga!

Bagaimana, bu? Keuangan pasca Lebaran sudah on budget atau belum hayo?

Pengen tahu 8 Alasan Ibu Perlu Kelola Keuangan? Ibu bisa baca disini Masih Mau Nunda buat Kelola Keuangan?

#2 Memisahkan Weekly Cost di Kantong Berbeda

Memisahkan weekly cost dengan pengeluaran khusus selama ramadhan dan lebaran, akan lebih mudah bagi Ibu untuk mengontrol uang yang keluar. Adanya pemisahan ini, akan meminimalisir uang weekly cost terpakai untuk keperluan yang cuma sekedar keinginan semata. 

Untuk memisahkan weekly cost dan pengeluaran khusus di Bulan Ramadhan hingga Lebaran, Ibu bisa memanfaatkan fitur kantong dari Jago. Adanya fitur kantong ini akan memudahkan Ibu untuk mengatur uang tanpa harus menggunakan rekening terpisah. Jadi adanya fitur ini, akan membuat Ibu makin jago dan semua jadi jago atur uang. 

Memisahkan Weekly Cost dengan Kantong yang Berbeda

Dengan fitur kantong dari Jago ini, Ibu lebih mudah mengatur uang yang ada di dalam satu rekening saja. Nah untuk Ibu yang tertarik banget sama salah satu fitur yang disediakan Bank Jago ini, bisa cuss ke fitur kantong ini

#3 Memanfaatkan Momen Diskon Lebaran

Memanfaatkan diskon yang bertebaran menjelang lebaran, salah satu momen yang bisa Ibu optimalkan untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan harga miring. Tapi dalam menerapkan momen diskon ini, Ibu perlu sudah mengetahui apa kebutuhan lebaran yang memang perlu dipenuhi. Jangan sampai semua barang di check out eh padahal yang dibeli bukan berdasar kebutuhan tapi karena keinginan semata. 

Nah semoga dengan 3 pelajaran penting yang didapat ini, Ibu makin jago dalam mengelola keuangan pasca Lebaran, ya! Semua aman terkendali mulai dari menjalani ramadhan, menikmati momen lebaran sampai setelah lebaran.

Yuk segera download aplikasi Jago sekarang juga biar Ibu makin jago atur cuan!

3 Pelajaran Penting Mengatur Uang di Bulan Ramadhan


Share:

Artikel Terkait

Jago Bisnis - May 17, 2022

Penuh Tantangan, Begini Tips Atur Keuangan untuk Single Mom dari Ibu Maureen Hitipeuw

Baca selengkapnya >
Jago Keluarga - Dec. 15, 2021

Ibu Jagoan Atur Keuangan Tanpa Boros

Baca selengkapnya >
Cek Artikel Serupa

Comments

Add a Comment




Berlangganan

Jangan kelewatan artikel dan berita terbaru agar #Ibumakinjago ngatur cuan, jalanin bisnis, dan ngurus keluarga.

© 2021. Persembahan Ibu Punya Mimpi dan Bank Jago