3 Cara Jago Kelola Uang Belanja Ala Ibu Alun Rahma

Estimasi membaca: 5 menit

Hayo, absen dulu, bu! Kalau soal belanja, ibu tim mana nih?

Tim yang mendadak belanja

Tim yang belanja mingguan, atau

Tim yang belanja bulanan

Nah kemudian pertanyaan selanjutnya yang ga kalah penting, “Soal budgeting keuangan keluarga, ibu masuk tim mana?”

Tim diskusi sama suami dong, atau

Tim yang diberikan kebebasan oleh suami dalam mengelola uang

Dua pertanyaan di atas adalah dua pertanyaan yang akan sering diajukan ketika membahas keuangan rumah tangga. Karena untuk mengelola keuangan rumah tangga  kita perlu menyadari betul nih bahwa uang yang dikelola adalah untuk kepentingan seluruh anggota keluarga bukan hanya untuk kebutuhan Ibu. 

Tentunya akan beda cara mengelola keuangan ketika Ibu masih single dan ketika sudah berkeluarga ya Bu, karena akan ada banyak pertimbangan yang hadir ketika sudah berperan sebagai istri dan juga Ibu. Maka keterampilan dalam mengelola keuangan menjadi skill yang wajib Ibu miliki agar Ibu makin jago dalam mengelola keuangan. 

Jika belum terbiasa, melakukan perencanaan keuangan keluarga bisa jadi terlihat merepotkan untuk Ibu lakukan. Mulai dari menganalisis pemasukan yang masuk dan juga menganalisis pos-pos pengeluaran yang perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan keluarga masing-masing. Namun jika sudah terbiasa, justru dengan adanya perencanaan keluarga ini, Ibu akan punya peluang besar untuk memiliki alokasi dana lebih untuk pos tabungan dan investasi

Wah, asik banget kan Buu. Artikel tentang merencanakan keuangan rumah tangga yang bisa Ibu pelajari juga disini

Nah, dalam artikel ini kita akan belajar dari pengalaman narasumber Ibu Makin Jago dalam mengelola keuangan rumah tangga khususnya ketika mengelola belanja mingguan. Seorang Ibu rumah tangga dan juga seorang content creator yang kontennya ini sering dilirik oleh Buibu, khususnya yang mau belajar tentang food preparation serta tips terkait di dapur. Sosok itu adalah Ibu Alun Rahma, founder @foodpreparation.id.

Ibu Alun Rahma

Konsisten dan Kompak dalam Menyusun Anggaran Rumah Tangga Bareng Suami

Dalam hal menyusun anggaran rumah tangganya, Ibu Alun mengedepankan keterbukaan dengan pasangan dengan selalu berdiskusi dengan sang suami. Karena Ibu Alun dan Suami memiliki prinsip,

“Menurut kami, finansial rumah tangga itu perlu terbuka satu sama lain agar tidak terjadi kesalahpahaman dan tentunya transparansi ini jadi momen untuk bisa saling support satu sama lain” 

Adanya transparansi alias keterbukaan dalam pengelolaan keuangan akan memudahkan pasangan suami istri untuk saling support demi mencapai tujuan keuangan keluarga yang diinginkan. Selain itu, juga dapat meminimalisir kesalahpahaman yang sangat mungkin akan muncul ketika tidak terbuka satu sama lain.

Dalam pengelolaan keuangan rumah tangga di keluarga Ibu Alun Rahma, secara garis besar, beliau biasa menggabungkan pemasukan yang ada di setiap bulannya baru kemudian dibagi ke dalam beberapa pos pengeluaran seperti tabungan, dana untuk investasi, dan pengeluaran bulanan. Dari pengeluaran bulanan inilah asal usul uang untuk belanja kebutuhan rutin dan non rutin. 

Nah dalam pengaturan sumber pemasukan untuk keperluan rumah tangga, bisa banget loh Bu coba fitur kantong dari Bank Jago, baca selengkapnya tentang fitur kantong disini, ya!

Salah satu fitur Kantong yang bisa Ibu optimalkan dalam mengelola keuangan keluarga adalah Kantong Bersama. Satu kantong yang bisa dikelola oleh 2 akun yang berbeda untuk mencapai tujuan bersama. Wih, cakep kan Buu!

Adanya Kantong Bersama ini juga memungkinkan Ibu makin jago atur dan semua makin jago kelola uang, serta menjaga transparansi transaksi dengan riwayat transaksi yang bisa dilihat setiap anggota.

Baca juga: Cara Berhemat Menabung Bareng Pasangan

Pisahkan Uang Sesuai Anggaran yang Sudah Disepakati Bersama

Setelah selesai melakukan budgeting, Ibu Alun dan suami langsung memisahkan budget dana tabungan dan dana untuk pengeluaran bulanan di dalam rekening yang berbeda. 

Adapun untuk mengontrol pengeluaran bulanan, Ibu Alun dan suami membuat daftar pos-pos pengeluaran yang perlu dikeluarkan selama satu bulan tersebut, kemudian dana untuk masing-masing pos pengeluaran disimpan dalam amplop atau pouch terpisah. Sehingga ketika berbelanja, Ibu Alun cukup mengambil jumlah uang sesuai dengan pos pengeluarannya

Selain dengan cara yang dilakukan oleh Ibu Alun, Ibu bisa juga coba pisah dana untuk pos-pos pengeluaran dengan fitur kantong Jago. Satu rekening tapi bisa buat banyak kantong untuk berbagai keperluan.

Kantong Belanja

Membuat Pengelompokkan Kebutuhan Belanja Berdasarkan Jangka Waktu Penyimpanannya

Biasanya nih Bu, 

Sebelum belanja suka bikin list barang yang akan dibeli,

Atau termasuk tim yang mengandalkan ingatan aja perihal kebutuhan apa yang sudah habis dan diperlukan segera di rumah?

Nah, kalau ga direncanakan biasanya akan ada dua hal yang terjadi nih, Bu. Antara berlebih saat membeli kebutuhan atau membeli barang yang sebenarnya masih ada stoknya di rumah.

Waduh, jangan sampai deh! Kan sayang banget ya Bu, kalau kita berlebihan dalam membeli kebutuhan terutama yang ga bisa awet lama kaya bahan makanan.

Ketika Mau Ngatur Uang Belanja

Nah, untuk menghindari hal ini, bisa lanjut terapkan tips dari Ibu Alun selanjutnya yaitu mengatur kebutuhan belanja dengan mengelompokkan kebutuhan belanja berdasarkan jangka waktu penyimpanannya.

Untuk kebutuhan rumah tangga yang dapat bertahan lama seperti sabun cuci piring, sabun cuci baju, shampoo, tisu, dan keperluan makan seperti beras, minyak, bumbu bubuk, penyedap, bisa masukan ke dalam kelompok belanja bulanan. Adapun untuk kebutuhan yang jangka waktu penyimpanannya tidak bisa lama seperti bahan makanan seperti ayam, ikan, sayur, bumbu dapur dan buah, masuk pada kelompok belanja mingguan. Agar pengelolaan uang belanja mingguan dan bulanan lebih praktis Ibu bisa optimalkan fitur Kantong Jago 

Kantong Belanja

Setelah tahu bagaimana proses beliau dalam mengelola keuangan hingga muncul anggaran keuangan belanja mingguan, saatnya kita membahas tips dari Ibu Alun biar makin jago kelola uang belanja mingguan!

#1 Paham Betul Kebutuhan dan Kebiasaan Makan Keluarga

Di poin sebelumnya sudah dijelaskan oleh Ibu Alun bahwa anggaran belanja mingguan ini ga akan jauh jauh dari belanja bahan-bahan makanan seperti lauk pauk, sayur, bumbu dapur dan buah. Maka langkah penting yang Ibu perlu lakukan sebelum membeli bahan makanan yang dibutuhkan adalah memahami betul kebiasaan makan seluruh anggota keluarga. Seperti:

“Apa makanan favorit anggota keluarga?”

“Apa saja bahan makanan yang tidak disukai oleh anggota keluarga?”

“Apakah ada bahan makanan yang menimbulkan alergi untuk anggota keluarga?”

“Porsi 1 kali makan, biasanya banyak atau sedikit?”

Memahami betul kebutuhan dan kebiasaan makan keluarga ini akan membantu Ibu untuk membeli bahan makanan yang sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan keluarga.

#2 Paham Betul Kondisi Lokasi Tempat Tinggal dan Tempat Belanja Bahan Makanan

Mengapa memahami betul kondisi lokasi tempat tinggal dan tempat belanja bahan makanan ini menjadi penting untuk diperhatikan? 

Karena dalam menyusun anggaran belanja mingguan dipengaruhi juga oleh kedua faktor di atas. Seberapa jauh jarak rumah ke tempat belanja akan mempengaruhi biaya transportasi. Adapun kejelian Ibu dalam memilih tempat belanja bahan makanan juga akan sangat mempengaruhi anggaran belanja mingguan yang dibuat, pilihlah tempat belanja makanan yang menyediakan bahan makanan segar dengan harga terjangkau.

#3 Rutin Menyusun Meal Plan yang sesuai dengan Anggaran Belanja Mingguan

Langkah selanjutnya setelah Ibu memahami kebiasaan makan anggota keluarga dan tempat belanja bahan makanan yaitu membuat daftar menu (meal plan) untuk waktu seminggu, agar terhindar dari belanja bahan makanan yang berlebihan. Dalam menyusun meal plan,  pilihlah bahan makanan yang harganya masih sesuai dengan anggaran belanja mingguan yang telah ditetapkan. 

Contoh Meal Plan

Adanya list menu atau meal plan ini juga akan membantu Ibu, lho!

“Aduh aku besok masak apa ya?”

“Hmm, mau beli bahan makanan apa aja ya? Bingung banget!” 

Walau terlihat repot sedikit di awal, langkah ini akan membuat Ibu mudah mengelola kegiatan Ibu di seminggu ke depan 

Setelah Ibu berbelanja bahan makanan untuk satu minggu, Ibu  bisa terapkan food preparation, sebuah istilah yang digunakan untuk mempersiapkan bahan makanan. Bahan makanan yang telah dibeli, disimpan sesuai jenis dan cara masing-masing agar bisa bertahan lama.  Jadi ga bakal ada cerita,

“Wah sayurannya udah pada layu gini, beli lagi aja deh”

“Wah daging ayamnya bau, gampang beli lagi aja” 

“Wah taugenya udah cokelat gini, udah ga bisa dimasak ini”

Kalau ceritanya kaya di atas, anggaran belanja mingguan bisa jebol, Bu.
Yuk lebih disiplin lagi dalam pengelolaan bahan makanan dengan food preparation sehingga tidak mengganggu anggaran belanja yang sudah ditetapkan.

Contoh Food Preparation

Pesan dari Ibu Aluna untuk seluruh Ibu di Indonesia 

“Mengatur uang belanja terutama untuk nominal per minggu tidak bisa disamaratakan setiap keluarga, karena balik lagi tergantung kebutuhan dan kemampuan keluarga masing-masing, berapapun budget yang kita miliki untuk belanja mingguan belanjakanlah dengan bijak dan lakukan budgeting dengan konsisten agar hasilnya bisa lebih maksimal”

Dari pesan Ibu Aluna dan seluruh pengalaman beliau ini harapannya bisa membuat Ibu lebih bersemangat lagi dalam mengelola uang belanja mingguan agar hasilnya lebih maksimal. Apalagi upaya Ibu dalam mengelola uang belanja mingguan ini sangat didukung oleh Bank Jago dengan kehadiran fitur Kantong yang tentu saja menghilangkan segala keribetan Ibu dalam mengatur keuangan keluarga.

Yuk segera download aplikasi Jago!

Tips Kelola Uang Belanja Ala Ibu Alun Rahma


Share:

Artikel Terkait

Jago Keluarga - May 27, 2022

Lakukan Ini Agar Keuangan Tetap Cool Saat Ibu Back to School

Baca selengkapnya >
Jago Keluarga - Jan. 20, 2022

Anti Panik Bayar Pajak Kendaraan Dengan Cermat Budgeting

Baca selengkapnya >
Cek Artikel Serupa

Comments

Add a Comment




Berlangganan

Jangan kelewatan artikel dan berita terbaru agar #Ibumakinjago ngatur cuan, jalanin bisnis, dan ngurus keluarga.

© 2021. Persembahan Ibu Punya Mimpi dan Bank Jago